Liputan6.com, Jakarta Manchester United menutup tur pramusim di Amerika Serikat dengan hasil imbang 2-2 melawan Everton. Pertandingan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium pada Senin (4/8/2025) pagi WIB.
Gol pembuka dicetak oleh Bruno Fernandes melalui titik putih di menit ke-19. Penalti diberikan setelah Amad Diallo dijatuhkan oleh James Tarkowski.
Everton menyamakan kedudukan lima menit sebelum jeda. Umpan akurat Idrissa Gueye diselesaikan dengan sempurna oleh Iliman Ndiaye.
MU kembali unggul di babak kedua lewat aksi Mason Mount. Ia menunjukkan ketenangan saat melepaskan tembakan tajam ke gawang Jordan Pickford.
Sayangnya, keunggulan tak bertahan lama. Gol bunuh diri aneh dari Amad Diallo memastikan laga berakhir imbang, meski MU tetap keluar sebagai juara Summer Series.
Berikut empat catatan menarik dari pertandingan Manchester United versus Everton.
1. Debut Menjanjikan Bryan Mbeumo
Bryan Mbeumo mencuri perhatian dalam debutnya bersama Manchester United dalam laga imbang 2-2 melawan Everton. Kehadirannya sempat tenggelam oleh rumor transfer Benjamin Sesko dan ketidakpastian masa depan Rasmus Hojlund.
Mbeumo dimainkan sebagai sayap kanan dalam formasi tiga penyerang yang juga diisi Matheus Cunha dan Bruno Fernandes. Ia tampil aktif dan sempat memberi umpan manis kepada Amad Diallo yang berujung penalti.
Performa apik Diallo sebagai wing-back juga patut disorot karena ia jadi pemain paling menonjol di babak pertama. Fernandes nyaris membantu Cunha mencetak gol hanya empat menit sejak kick-off.
Meski tanpa striker murni, lini depan United tampil cair dan dinamis. Mbeumo keluar di babak kedua dan Mason Mount mencetak gol penyeimbang lewat sepakan indah usai menerima umpan dari Fernandes.
2. Lini Tengah Minim Kecepatan
Lini tengah Manchester United kembali jadi sorotan setelah kebobolan gol penyama dari Everton. Kekurangan kecepatan kembali terlihat jelas saat laga uji coba di Atlanta.
Manuel Ugarte tampak lambat dalam membuang bola yang datang dari Matthijs de Ligt. James Tarkowski memanfaatkan situasi itu untuk merebut bola dan membuka peluang emas.
Idrissa Gueye tak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung melepaskan umpan silang ke tiang jauh. Iliman Ndiaye bereaksi lebih cepat daripada Bruno Fernandes dan mencetak gol dengan penyelesaian tajam.
Casemiro yang sudah berusia 33 tahun dan Kobbie Mainoo yang masih muda belum bisa jadi solusi kecepatan. Karena itu, United kemungkinan akan mencari gelandang bertipe cepat sebelum bursa transfer ditutup.
3. Teka-Teki Kiper Manchester United Belum Terjawab
Manchester United masih mempertimbangkan opsi mendatangkan kiper baru di tengah ketidakpastian masa depan Andre Onana. Klub bahkan sempat menghubungi AS Monaco, PSG, dan Aston Villa untuk diskusi transfer.
Cedera hamstring membuat Onana tak tampil di seluruh laga tur pramusim. Kesempatan langka ini seharusnya dimanfaatkan Altay Bayindir, namun performanya justru jauh dari harapan.
Kiper asal Turki itu nyaris membuat blunder besar di menit ketujuh dan kembali terancam jelang turun minum. Everton pantas mencetak gol lebih dulu melihat dominasi mereka di babak pertama.
Bayindir tidak bersalah atas gol penyama dari Ndiaye, namun gol kedua MU yang merupakan bunuh diri menunjukkan minimnya reaksi dari sang kiper. Ini jadi pertandingan kedua berturut-turut MU kebobolan gol bunuh diri.