Meta-analisis uji klinis yang dikutip dalam PMC7146189 menunjukkan konsumsi almond secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol total (TC) dan kolesterol LDL, tanpa menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Efek ini diduga berasal dari kandungan MUFA, PUFA, sterol, dan polifenol dalam almond. Dengan demikian, almond menjadi makanan fungsional yang bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner.
2. Mengontrol Gula Darah
Penelitian oleh Jenkins et al. (2006) menunjukkan konsumsi almond bersama makanan dapat menurunkan respons glukosa darah pasca makan dan meningkatkan rasa kenyang. Studi lain pada penderita diabetes tipe 2 menemukan bahwa konsumsi 28 gram almond setiap hari mampu menurunkan kadar HbA1c, menstabilkan gula darah, serta meningkatkan sensitivitas insulin.
3. Membantu Manajemen Berat Badan
Meski kaya kalori, penelitian menunjukkan konsumsi almond justru dapat membantu menurunkan lingkar pinggang dan memperbaiki komposisi tubuh. Hal ini disebabkan oleh efek serat, protein, dan lemak sehat yang meningkatkan rasa kenyang lebih lama, sehingga mencegah makan berlebihan.
4. Kaya Antioksidan untuk Melawan Radikal Bebas
Kandungan vitamin E, polifenol, flavonoid, dan proantosianidin pada almond berfungsi sebagai antioksidan kuat. Antioksidan ini membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini dan penyakit kronis.
5. Menyehatkan Saluran Pencernaan
Almond memiliki potensi sebagai prebiotik alami. Serat dan polifenolnya dapat difermentasi oleh mikrobiota usus, sehingga mendukung pertumbuhan bakteri baik. Studi menunjukkan konsumsi almond berhubungan dengan peningkatan jumlah bifidobacteria dan lactobacillus yang bermanfaat untuk pencernaan dan imunitas.
Epidemiologis dan uji klinis membuktikan konsumsi kacang, termasuk almond, dapat mengurangi risiko obesitas, hipertensi, dan sindrom metabolik. Kombinasi lemak sehat, serat, dan protein dalam almond berperan penting dalam mengontrol metabolisme tubuh.
7. Mendukung Kesehatan Tulang dan Otot
Magnesium, fosfor, dan kalsium dalam almond membantu menjaga kepadatan tulang, sementara proteinnya mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot. Hal ini menjadikan almond baik dikonsumsi oleh semua kelompok usia, terutama anak-anak dan lansia.