Amerika Serikat Cabut Insentif Pajak untuk Kendaraan Listrik Mulai Akhir September

1 month ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Ilustrasi kendaraan listrik di Amerika Serikat (AS).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON — Pemerintah Amerika Serikat resmi mengakhiri skema insentif pajak untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) setelah Kongres menyetujui rancangan undang-undang (RUU) perpajakan dan anggaran terbaru, Kamis (3/7/2025). Dikutip dari Reuters, Jumat (4/7/2025), kebijakan ini akan menghapus insentif senilai 7.500 dolar AS untuk pembelian atau sewa mobil listrik baru, serta 4.000 dolar AS untuk mobil listrik bekas, mulai 30 September mendatang.

Kelompok advokasi elektrifikasi kendaraan, Electrification Coalition, menilai keputusan tersebut melemahkan posisi Amerika dalam persaingan otomotif global, khususnya melawan dominasi China. "Ketika kendaraan listrik terus mengambil porsi pasar otomotif dunia, jelas masa depan transportasi adalah listrik. RUU ini menyerahkan peran utama Amerika kepada China," ujar mereka dalam pernyataan resmi.

Kredit pajak EV pertama kali diperkenalkan pada 2008, dengan batas 200 ribu unit per produsen. Aturan ini kemudian diperluas pada 2022 agar mencakup kendaraan sewaan dan menghapus batas kuota per produsen. Namun, dalam RUU terbaru, insentif ini akan dihentikan total.

Selain itu, industri otomotif AS dipastikan akan mendapat manfaat tambahan dari dihapuskannya sanksi atas pelanggaran standar konsumsi bahan bakar (Corporate Average Fuel Economy/CAFE). Kebijakan ini membuka ruang lebih longgar bagi produsen untuk kembali memproduksi kendaraan berbahan bakar fosil.

Analis otomotif Barclays, Dan Levy, memperkirakan akan terjadi lonjakan pembelian mobil listrik dalam tiga bulan ke depan sebelum insentif resmi dihapus. "Akan ada pre-buy besar, di mana konsumen akan mempercepat pembelian untuk menghindari kenaikan harga pasca-penghapusan insentif. Tapi setelahnya, penjualan diprediksi turun tajam," tulis Levy dalam risetnya.

Ia menambahkan, penghapusan insentif ini menjadi sinyal perlambatan penetrasi mobil listrik di AS. "Baik insentif (carrot) maupun regulasi ketat (stick) kini mulai dilunakkan," katanya.

Sebuah studi dari Universitas Harvard pada Maret 2025 menyebut bahwa penghapusan insentif ini akan memangkas penetrasi EV sebesar enam persen hingga 2030, namun sekaligus menghemat anggaran pemerintah sekitar 169 miliar dolar AS dalam satu dekade ke depan.

Dalam versi final RUU tersebut, Kongres juga membatalkan rencana pengenaan iuran tahunan sebesar 250 dolar AS untuk mobil listrik serta membatalkan kewajiban menjual armada kendaraan listrik milik Layanan Pos AS (USPS).

sumber : Reuters

Read Entire Article