
Pencairan bonus untuk atlet berprestasi di PON Aceh-Sumut 2024 masih menjadi polemik. Zulfidarni selaku atlet asal Aceh yang berprestasi di PON 2024 angkat suara terkait hal ini.
Zulfidarni merupakan atlet asal Aceh yang meraih emas di cabor bowling PON 2024. Ia bercerita bahwa ada tekanan kepada para atlet untuk tidak melakukan protes soal bonus yang belum diterima.
"Ada tekanan mereka masing-masing. Kenapa? Ada beberapa atlet yang bicara 'Kami takut, nanti kami dicoret'. Kan, gitu. Tidak dipakai lagi, mereka takut. Itulah karena kebanyakan atlet Aceh sendiri, asli Aceh sendiri itu banyak PNS, ASN, pelajar, hingga mahasiswa juga," kata Zulfidarni kepada kumparan, Selasa (2/7).
Situasi serupa juga dijelaskan oleh Yulianto, Atlet Hapkido asal Aceh. Ia menjelaskan bahwa para atlet tak berani bersuara soal bonus yang belum diberikan, karena merasa tak aman.
“Sebagian Ini dari kami yang memang berani speak up, habis itu komen di Instagram. Kayak setiap ada postingan tentang Pemerintah Aceh, kami coba masuk ke situ, menanyakan tentang bonus PON, 'Bagaimana Pak penyelesaiannya?' tapi sampai sekarang belum ada respons dari pemerintah,” kata Yulianto kepada kumparan, Selasa (2/7).
“Atlet juga enggak berani speak up karena dimarahi pelatih. Banyak juga anggota-anggota di situ kayak PNS, ada juga aparat ada, TNI ataupun Polisi. Takutnya kan berpengaruh pekerjaan mereka,” tutupnya.