Liputan6.com, Jakarta Barcelona kembali terjebak dalam drama yang sudah menjadi rutinitas setiap bursa transfer: Masalah pendaftaran pemain. Menjelang musim kompetisi 2025/2026, 5 pemain belum bisa dimainkan karena klub belum memenuhi syarat dari La Liga.
Hal ini bukan kali pertama terjadi. Musim lalu, Barcelona harus menunggu cedera panjang pemain untuk bisa mendaftarkan nama baru. Kini, skenario yang lebih kompleks mengintai, dan waktu semakin mendesak.
Penyebab utamanya masih sama: Pengeluaran klub yang melebihi batas financial fair-play. Meski sempat ada harapan dari absennya Marc-Andre ter Stegen yang baru saja menjalani operasi, itu belum cukup untuk membuka ruang bagi seluruh pemain yang belum terdaftar.
Rashford hingga Szczesny Belum Masuk Daftar Resmi
Salah satu nama yang belum bisa tampil adalah Wojciech Szczesny. Kiper veteran ini telah menandatangani kontrak baru, namun masih harus melalui proses registrasi ulang sebagai pemain aktif di skuad utama.
Selain itu, dua rekrutan baru musim panas ini, Marcus Rashford dan Joan Garcia, juga belum bisa terdaftar. Keduanya didatangkan untuk memperkuat tim utama, namun status mereka belum sah secara administratif menurut aturan La Liga.
Menurut laporan Mundo Deportivo, masalah semakin bertambah dengan dua kasus lain. Gerard Martin, pemain akademi yang baru naik ke tim utama, kini wajib didaftarkan ulang.
Begitu pula Roony Bardghji, pemain muda yang rencananya hanya akan bermain di tim B, namun tampaknya akan langsung tampil di bawah Hansi Flick.
Opsi Terbatas: Jual Pemain atau Jual Aset
Dengan waktu yang kian menipis, Barcelona harus segera mengambil keputusan. La Liga akan segera dimulai, dan pelatih Hansi Flick terancam tidak bisa menggunakan skuad penuh di laga pembuka.
Presiden Joan Laporta sempat menyatakan tidak akan ada masalah berarti. Namun kenyataannya, lima pemain, termasuk dua penjaga gawang, belum bisa diturunkan. Ini membuat situasi makin mendesak, terlebih karena lini pertahanan dan penjaga gawang jadi sektor krusial.
Solusi yang paling memungkinkan adalah menjual pemain atau mengaktifkan kembali tuas ekonomi, yaitu penjualan aset, seperti yang dilakukan musim-musim sebelumnya.
Jika tidak, Barcelona berisiko memulai musim baru dengan skuad yang timpang dan tidak lengkap.