AYAH Affan Kurniawan, Zulkifli, mengatakan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait telah memberikan rumah di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat kepada keluarganya. Pemberian itu disampaikan Maruarar saat melayat ke kediaman Zulkifli di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Zulkifli mengatakan awalnya Maruarar menawarkan rumah di Tangerang dan Bogor. “Disuruh milih. Sementara saya pilih di Cileungsi,” kata Zulkifli saat ditemui di kediamannya, Sabtu, 30 Agustus 2025.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Meski begitu, Zulkifli mengatakan pemerintah masih membuka opsi dirinya mengubah pilihan. Dia mengatakan pemerintah meminta dirinya mengunjungi dua rumah itu. “Silakan pilih, mau di Bogor atau Tangerang,” ujarnya.
Selain rumah, Zulkifli mengatakan Maruarar menawarkan anak sulungnya, Adam Al Rasyid bekerja di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kepada Zulkifli, Maruarar mengatakan gaji di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sesuai Upah Minimum Regional. “Nawarin kerjaan ke anak saya. Kata anak saya mau,” kata dia.
Sementara itu, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza mengatakan pemberian rumah itu merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan Prabowo ingin mewujudkan keinginan Zulkifli memiliki rumah.
Pada Jumat malam, Presiden Prabowo melayat ke kediaman Affan bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. “Bantuan, semua yang menjadi harapan, keinginan keluarga, Bapak penuhi, termasuk rumah," kata Riza usai melayat di kediaman mendiang, Jumat, 29 Agustus 2025, seperti dikutip Antara.
Riza menyebut rumah yang dimiliki sendiri oleh keluarga merupakan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh Affan untuk ibundanya. Sebab, Affan dan keluarganya selama ini mengontrak di rumah petak.
Ia juga menceritakan almarhum Affan telah menabung dan membeli sebidang tanah untuk keluarganya di Lampung dan juga telah membelikan motor untuk adik perempuannya.
Affan Kurniawan, pengemudi ojol, meninggal setelah dilindas oleh rantis Brimob dalam demo yang terjadi pada Kamis, 28 Agustus lalu. Kematian Affan menyulut demo lanjutan keesokan harinya. Bukan hanya di Jakarta, tapi juga di daerah lain, seperti Yogyakarta, Makassar dan Tasikmalaya.