Curhat para Ibu: Hidup Makin Berat, tapi Anak Harus Tetap Berpegang pada Nilai

23 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilustrasi ibu memeluk anak yang sedih dan kecewa. Foto: Shutter Stock

Kondisi Jakarta dan sejumlah kota yang sempat chaos akibat aksi demonstrasi beberapa hari terakhir menyisakan rasa waswas bagi banyak orang, termasuk para ibu.

Bagi mereka, situasi ini bukan hanya tentang kerusuhan di jalan, tapi juga tentang bagaimana menjelaskan pada anak-anak mengapa para pemimpin negeri yang seharusnya melindungi, justru kerap menunjukkan sikap tamak dan jauh dari rakyat.

Dian Fath, seorang ibu 2 anak, mengaku sedih sekaligus marah melihat keadaan sekarang.

“Sebagai ibu, rasanya sedih dan capek banget lihat keadaan sekarang. DPR dan pemerintah kok kayak nggak mikirin rakyat. Mereka maunya tambah tunjangan, hidup mewah, padahal kita di bawah ini susah banget. Harga beras naik, minyak naik, susu buat anak aja kadang mikir-mikir,” ujarnya kepada kumparanMOM, Sabtu (30/8).

Meski marah, ia juga mengaku khawatir jika demo berujung rusuh. Namun di sisi lain, ia memahami mengapa banyak orang turun ke jalan. “Karena rakyat udah capek banget, nggak kuat,” tambah ibu yang tinggal di Tangerang ini.

Bangkai mobil yang hangus terbakar di Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur imbas demo mulai diangkut oleh Kodam Jaya, Sabtu (30/8/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Harapannya sederhana: harga bahan pokok yang stabil, gaji guru dan UMR naik, akses kesehatan yang mudah, serta beban pajak yang tidak semakin mencekik. Ia juga minta sekolah swasta disubsidi juga agar biayanya lebih terjangkau.

“BPJS atau rumah sakit jangan ribet, kalau anak sakit harusnya gampang berobat tanpa dipersulit. Jangan kebanyakan pajak! Gila banget pemerintah semua dipajakin,” kata Dian.

Nilai-nilai kejujuran dan anti serakah juga ia tanamkan pada anak-anaknya. Dian memilih olahraga sebagai medium. “Dari olahraga, mereka belajar sportivitas, kerja sama, disiplin. Kalau kalah jangan ngambek, kalau menang jangan sombong. Itu melatih mereka biar nanti nggak gampang curang dan sehat jasmani rohani,” tuturnya.

Senada dengan Dian, Ayunda, seorang ibu lain, mengaku prihatin melihat sikap pemerintah dan DPR yang dianggap arogan serta minim empati.

“Sangat disayangkan melihat kelakuan ‘karyawan rakyat’ tapi tidak pro-rakyat, terlebih in this economy harga sembako melambung naik. Sedih sekali melihat pernyataan-pernyataan satir dan arogan itu,” kata Ayunda, yang juga ibu 2 anak.

Massa berkumpul di Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Ia menyoroti betapa beratnya kondisi rakyat kecil, yang bahkan untuk makan tiga kali sehari dengan lauk layak saja sulit. “Saya harap pemerintah bisa terbuka matanya, jangan berfoya-foya di tengah kesulitan rakyat, karena kalian hidup dari pajak yang telah kami bayarkan,” ujar ibu yang tinggal di Jakarta Selatan ini.

Harapannya sederhana: harga sembako stabil, tidak ada lagi kejadian beras oplosan, dan pejabat berhenti mengeluarkan pernyataan yang memperkeruh suasana. “Minimal statement dari para pemangku jabatan tidak menambah keruh dan kegaduhan. Itu saja,” kata Ayunda.

Massa berkumpul di Mako Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Untuk anak-anaknya, Ayunda menanamkan nilai tauhid d...

Read Entire Article