Kisah Dokter Lulusan Terbaik Unusa, Termotivasi Jadi Dokter karena Kepergian Ibu

9 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Farhan saat pengambilan sumpah dokter.

Anak belajar dari apa yang mereka lihat. Begitulah yang terjadi pada Muhammad Farhan Andi Pratama, dokter dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, pada Kamis (28/8) lalu. Kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai dokter berperan penting dalam hidupnya.

Bukan hanya karena usaha mereka dalam membesarkan anak-anaknya, namun kerja keras mereka sebagai dokter juga memiliki pengaruh terhadap keputusan pria yang akrab disapa Farhan itu.

Laki-laki kelahiran, Surabaya 5 Februari ini mengakui dirinya terlahir dari keluarga dokter, orang tuanya dokter, dua adiknya kini juga kuliah di kedokteran.

"Ayah bertahun-tahun harus beda kota sama keluarga karena penugasan sebagai dokter spesialis bedah, terus bunda juga setiap hari harus perjalanan PP (pulang-pergi, red) sekitar satu jam buat praktik di puskesmas," ungkapnya.

Perjuangan itu memotivasi Farhan untuk menjadi dokter saat dewasa. Alasan lain yang menggugahnya semakin kuat ingin menjadi dokter, karena ayah dan bundanya menjadi orang pertama dalam keluarga besar masing-masing yang menjadi dokter.

Kehadiran mereka yang begitu diandalkan oleh keluarga juga menjadi pemantiknya.

Dokter bukanlah profesi yang mudah. Sejak memutuskan ingin menjadi dokter, pria kelahiran tahun 2000 ini selalu tekun dalam belajar. Menjadikannya sebagai anak yang stabil dalam prestasi akademiknya.

Baginya kehadiran orang tuanya begitu berpengaruh dalam perjalanannya. Namun perjalanannya juga tak semudah itu, 2014 setelah kembali dari mudik lebaran bunda Farhan harus masuk rumah sakit karena diabetes.

"Harus operasi besok paginya, tapi harus berpulang malam sebelumnya," tuturnya.

Farhan yang kala itu masih sekolah menengah pertama (SMP) merasa bingung bagaimana harus menata hati. Kehilangan itu begitu tiba-tiba, namun dukungan dari keluarga dan kerabatnya bisa membuatnya lebih ikhlas. Cita-citanya menjadi dokter makin teguh, semakin yakin ingin menyelamatkan nyawa orang di luar sana.

Dukungan sosok ibu juga kembali hadir dalam hidup Farhan, setelah ayahnya menikah lagi pada 2021 dengan seorang dokter spesialis obgyn. Pengetahuannya soal kedokteran dari perspektif lain juga bertambah.

Pada pelantikan dan sumpah dokter ke-13 Unusa, Farhan berhasil menjadi terbaik ketiga dalam perolehan nilai UKMPPD (Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter).

"Itu menjadi bukti lain dari ketekunan dan ketulusannya terhadap profesi dokter. Setelah melalui internship rencananya ingin lanjut spesialis bedah," bebernya.

Alasannya mengambil spesialis dokter bedah karena menurutnya spesialisasi itu bisa segala hal. Serta, karena ayahnya yang seorang dokter spesialis bedah di RSJ Radjiman Lawang sehingga tertarik untuk melanjutkan cita-cita tersebut.

"Dokter itu kita dapat menjadi perpanjangan tangan dari Tuhan untuk bisa bermanfaat bagi sesama manusia, tentunya karena kesembuhan itu berasal dari Allah dan kita menjadi perantara," tutur Farhan.

"Menjadi dokter memang tidak mudah, perlu banyak perjuangan dan tiap orang punya jalannya masing-masing. Jadi tidak perlu khawatir kamu dapat dokter penguji killer, tanggung jawab lebih, teman-teman yang membuat susah saat pendidikan. Itu semua ada prosesnya dan kamu akan belajar lebih baik lagi kedepannya," jelas Farhan.