Liputan6.com, Jakarta Musim panas ini menjadi titik balik penting bagi Lucas Vazquez. Setelah bertahun-tahun membela Real Madrid, sang pemain resmi meninggalkan klub dengan status bebas transfer. Ia kini memiliki kebebasan penuh untuk memilih pelabuhan berikutnya.
Keputusan ini diambil setelah Madrid memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya. Meski penampilannya musim lalu tidak konsisten, Vazquez tetap mendapatkan perpisahan yang penuh penghormatan dari klub yang telah ia bela lebih dari satu dekade.
Di usia 34 tahun, sang pemain masih ingin bersaing di level tertinggi. Itulah sebabnya berbagai klub mulai membuka pintu, menyambut potensi dan pengalaman sang pemain serba bisa.
Espanyol Jadi Tujuan Utama Lucas Vazquez
Salah satu opsi yang paling mengemuka adalah Espanyol, klub yang sempat diperkuat Vazquez satu dekade lalu. Menurut laporan dari Estadio Deportivo dan Defensa Central, Espanyol saat ini berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan sang pemain.
Negosiasi antara kedua pihak dikabarkan sudah berjalan dengan baik dan berada di jalur positif. Jika tidak ada hambatan berarti, Lucas akan kembali mengenakan seragam tim Katalunya tersebut dalam waktu dekat.
Espanyol sendiri melihat kehadiran Vazquez sebagai suntikan pengalaman yang penting. Di tengah ambisi klub untuk memperkuat kedalaman skuad, sosok senior seperti Vazquez dinilai bisa menjadi pemimpin di ruang ganti.
Diincar Klub Asing, tapi Ingin Bertahan di La Liga
Walau banyak tawaran datang dari luar negeri, Lucas Vazquez tampaknya lebih condong untuk tetap berkiprah di Spanyol. Juventus, AC Milan, dan Besiktas memang sempat dikaitkan dengannya, namun prioritasnya adalah melanjutkan karier di La Liga.
Situasi ini membuat Espanyol kian percaya diri untuk menyelesaikan transfer dalam waktu dekat. Dengan status bebas transfer, klub tak perlu mengeluarkan dana besar, hanya tinggal menyepakati syarat pribadi dengan pemain.
Jika benar bergabung, maka Espanyol tak hanya mendapatkan pemain serba bisa, tapi juga sosok dengan pengalaman juara di level tertinggi. Kembalinya Vazquez bisa menjadi cerita emosional sekaligus strategis bagi kedua belah pihak.