Liputan6.com, Jakarta- Manchester United dipastikan gagal mendapatkan salah satu talenta berbakat di Inggris, Chris Rigg dari Sunderland. Wonderkid berusia 18 tahun itu memutuskan bertahan bersama The Black Cats.
Rigg menjadi salah satu telanta paling berbakat di Inggris saat ini. Meski usianya baru 18 tahun, Rigg sudah 74 kali bermain bersama tim senior Sunderland. Dia baru menjalani debut di Premier League pekan lalu seiring keberhasilan Sunderland promosi.
Bakat besar Rigg membuat banyak klub besar tertarik merekrutnya. MU menjadi salah satu yang serius. Setan Merah memang sedang gencar mengumpulkan talenta berbakat.
Namun keinginan MU menambah stok wonderkid dengan merekrut Rigg sirna. Pemuda Inggris itu pada akhir pekan ini memutuskan menerima tawaran perpanjangan kontrak dari Sunderland.
Kini Rigg terikat kontrak bersama Sunderland sampai Juni 2030. Bandrol Rigg juga pastinya akan melonjak drastis dengan adanya kontrak baru ini sehingga akan menyulitkan MU membajaknya.
Rigg tak tergoda tawaran pindah ke MU di musim panas 2025 ini. Rigg merasa Sunderland menjadi tempat terbaik baginya untuk terus menimba ilmu dan semakin berkembang. Rigg juga terpengaruh kehadiran mantan pemain Arsenal, Granit Xhaka di Sunderland pada musim panas 2025 ini.
Rigg Tolak Tawaran Manchester United
“Saya pikir ini klub terbaik bagi saya untuk terus berkembang. Semua orang di sini memiliki kepercayaan penuh kepada saya, dan saya ingin membalas kepercayaan itu dengan menunjukkan apa yang bisa saya lakukan," ujar Rigg.
“Para pemain bisa saja mengesampingkan saya karena saya masih sangat muda, tetapi mereka justru membantu saya berkembang sebagai pemain dan pribadi. Stafnya juga brilian, dan sekarang saya hanya ingin terus berkembang dan mendapatkan lebih banyak pengalaman di Liga Primer.”
Peran Xhaka Bikin Rigg Tolak Manchester United
Bergabungnya Xhaka sangat berperan membuat Rigg memutuskan bertahan di Sunderland. Rigg ingin bermain bersama Xhaka dan memetik pelajaran dari pengalaman segudang pemain asal Swiss tersebut.
“Sungguh luar biasa berada di dekat seseorang seperti Granit. Anda bisa melihat betapa berdedikasinya dia, dan dia sudah menjadi pengaruh yang sangat besar. Bagi saya, belajar dari salah satu pemain terbaik di dunia sungguh luar biasa dan sesuatu yang sangat saya syukuri.”
Rencana Besar Manchester United Berantakan
Kegagalan merekrut Rigg menjadi pukulan dalam rencana besar investor MU Sir Jim Ratcliffe. Pria Inggris itu terus berusaha mengumpulkan talenta berbakat untuk dikembangkan di akademi MU.
Sebelumny MU sudah sukses merekrut pemain berbakat sepert Chido Obi, Sekou Kone, Ayden Heaven hingga Patrick Dorgu. Mereka bahkan sudah langsung dimainkan di tim senior Setan Merah.