
Pasca penjarahan dan mengantisipasi kerusuhan, Satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) terdiri dari 100 personel TNI Angkatan Darat dari kesatuan Arhanud dikerahkan untuk pengamanan Gedung Negara Grahadi.
Selain itu, juga dikerahkan 15 personel dari Kodim Surabaya. Mereka bergabung untuk melakukan pengamanan Gedung Negara Grahadi, pasca terjadinya penjarahan serta untuk pengamanan.
Mereka datang sekitar pukul 17:00 WIB dengan dua truk langsung masuk ke halaman Gedung Negara Grahadi. Mereka langsung melakukan apel pengamanan. Untuk melakukan penjagaan mereka dilengkapi dengan tongkat, tameng serta alat pelindung diri.
Sebelum ditempatkan pada beberapa titik di Gedung Negara Grahadi, mereka menerima pengarahan dari Komandan Arhanud.
Usai apel singkat, mereka kemudian ditempatkan di sejumlah titik. Pintu gerbang kanan dan kiri, kemudian titik tengah serta pengamanan di Gedung Negara Grahadi.
“Kalian sudah tahu apa yang harus dilakukan, untuk pengamanan. Jalankan dengan baik,” kata komandan tim.(H-1)