MANADO - Sofina Manikome, seorang pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), mengaku sangat sedih mendengar kabar seorang pengemudi ojol di Jakarta, Affan Kurniawan, meninggal usai dilindas kendaraan taktis milik Brimob, saat aksi demo di Jakarta, Kamis (28/8) malam.
Perempuan berusia 59 tahun itu tak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika mendoakan almarhum Affan Kurniawan, saat kegiatan doa bersama pengemudi ojol di depan gereja GMIM Rut Boulevard, Sabtu (30/8).
Sofina mengaku dirinya sangat sedih dengan kejadian yang menimpa rekan sesama ojol, karena menganggap jika dirinya dan Affan sama-sama menjadi tumpuan ekonomi keluarga, sehingga kehilangan Affan akan menimbulkan dampak bagi pihak keluarga.
“Saya sedih sekali, apalagi dia bekerja untuk keluarga. Saya sangat merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga,” ucap Sofina sambil terisak.
Sofina mengatakan, selama menjadi driver ojol sejak tahun 2016 ia telah mengalami banyak hal, sehingga dapat merasakan keluh dan kesah sesama pengemudi.
Menurut Sofina, apa yang menimpa Affan sudah melebihi batas. Dia pun meminta agar pemerintah tidak tutup mata dengan kehidupan keluarga Affan.
“Semoga ini yang terakhir kali, karena susah sekali kerja di jalan seperti ini. kasihan kami,” ujarnya lagi.