Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama alias Uya Kuya kembali meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Sebelumnya ia meminta maaf usai videonya joget-joget bersama anggota dewan lainnya viral di media sosial.
Video tersebut menuai kritik publik dan dikaitkan dengan gaji serta tunjangan yang didapatkan oleh anggota DPR. Kini, Uya meminta maaf usai aksi demo yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan berujung ricuh.
"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia. Atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini. Atas apa yang saya lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja," ungkap Uya Kuya dalam video terbarunya di Instagram.
Dalam video itu, Uya mengatakan sebagai anggota dewan ia memahami aksi demo yang berujung ricuh hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan fasilitas umum membuat seluruh rakyat terluka.
"Kami memahami bahwa apa yang terjadi ini mengakibatkan luka yang mendalam bagi rakyat Indonesia, terutama korban yang harus gugur dan terluka akibat bentrokan-bentrokan yang terjadi," katanya.
"Tidak ada sedikitpun niat dari kami untuk membuat suasana ini menjadi gaduh. Tapi janji saya dari hati saya yang paling dalam, saya akan lebih berhati-hati lagi dalam bersikap, bertindak, dan bersungguh-sungguh untuk mewakili rakyat Indonesia sebagai anggota DPR RI," lanjut Uya.
Bapak dua anak ini pun meminta kesempatan satu kali lagi untuk menjalani tugasnya sebagai wakil rakyat dan memperbaiki sikapnya menjadi lebih baik lagi ke depan.
"Saya minta maaf sedalam-dalamnya sekali lagi dari hati saya yang paling dalam. Mudah-mudahan kedepannya ini menjadi introspeksi yang sangat berarti buat saya dalam menjalankan tugas dan kewajiban saya sebagai anggota DPR RI dan memiliki tanggung jawab kepada masyarakat Indonesia. Beri saya kesempatan," pungkasnya.