Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau pembersihan di Jalan Pemuda Surabaya buntut kericuhan demo di Gedung Grahadi, Surabaya, Sabtu (30/8).
Eri mengatakan bahwa kondisi Jalan Pemuda sempat membahayakan pengguna jalan. Untuk itu, ia mengerahkan pemadam kebakaran (damkar) untuk menyiram jalan sisa tanah yang berceceran.
"Tadi ada dua orang jatuh karena jalan licin, banyak tanah, masih perih. Tadi saya minta jangan sampai ada yang jatuh kecelakaan lagi, segera disemprot PMK agar lewat nyaman. Banyak tanah masuk ke saluran," kata Eri kepada wartawan, Sabtu (30/8).
"Di sini, Jalan Pemuda. Karena licin jalannya. Sebelum disiram pakai sepatu terasa jalan licin, karena banyak tanah. Lalu kalau ada angin besar kena pengendara motor agak perih matanya," tambahnya.
Selain jalan, sejumlah pot bunga di Jalan Pemuda Surabaya rusak dan hilang. Eri menyampaikan pihaknya akan segera memperbaiki fasilitas umum (fasum) yang rusak.
"Mungkin dia butuh pot, ya enggak apa-apa lah, nanti kita perbaiki lagi, kita tambah lagi. Itu kan terjadi di seluruh Indonesia, Insyaallah Pemkot Surabaya akan melakukan perbaikan," ucapnya.
Ia mengingatkan kepada warga Surabaya untuk menjaga fasum saat demo berlangsung.
"Ini kejadian di seluruh Indonesia, saya yakin bukan hanya kejadian yang langsung. Kalau kejadian lagi kan pasti diingatkan warga. Saya nitip warga, kalau ada kejadian gitu untuk diingatkan kalau itu fasilitas umum," katanya.