Liputan6.com, Jakarta Belum lama ini seorang influencer bernama Timothy Ronald mengatakan bahwa nge-gym adalah aktivitas paling goblok alias bodoh.
Pemengaruh yang rajin membuat konten tentang investasi, saham, dan kripto itu juga mengklaim bahwa olahraga gym tidak akan disukai oleh orang pintar.
Terkait pernyataan ini, dokter spesialis Tommy Hudianto Sarongku yang menekuni olahraga gym lebih dari 10 tahun lalu ini mengatakan hal itu tidak benar.
“Aduh, menurut saya itu tidak benar. Jangan sampai itu menggiring masyarakat untuk tidak berolahraga karena jika tidak berolahraga makin banyak lagi penyakit-penyakit yang bisa muncul. Jadi kurang tepat sebetulnya pernyataan itu,” ujar dokter yang akrab disapa Tom kepada Health Liputan6.com saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Sebaliknya, Tom menyatakan bahwa gym memiliki manfaat untuk kesehatan fisik maupun mental. Lebih dari 10 tahun yang lalu, ia menekuni gym dan merasakan manfaatnya sendiri.
“Gym udah lama banget, lebih dari 10 tahun yang lalu dan saya intens latihan dua tahun terakhir."
Rajin nge-gym membuat Tom merasakan berbagai manfaat pada tubuhnya. Secara fisik, ia merasa badannya menjadi lebih ringan. Selain itu, kualitas tidurnya pun membaik dan otak menjadi lebih sehat.
“Otak saya jadi lebih (cepat) berpikir, enggak lemot-lemot lagi, lebih banyak inspirasi lah dengan rajin berolahraga,” ujarnya.
Penutupan pusat kebugaran selama pemberlakukan pembatasan sosial ternyata membuat banyak warga AS memborong peralatan olahraga untuk angkat beban atau kardio di rumah. Perkembangan ini bisa menjadi disruptor bagi industri fitness, yang sudah sedikit ...