Liputan6.com, Jakarta - Manchester United kabarnya bersiap melepas pemain jebolan akademi Kobbie Mainoo di sisa bursa transfer musim panas 2025.
Hanya saja, ada syarat yang patut dipenuhi agar transfer ini terealisasi. Pertama, sang pemain harus mengutarakan keinginan pergi sebelum akhir bulan. Selanjutnya, MU akan meminta bayaran lebih dari 40 juta euro dari tim peminatnya.
Untuk diketahui, nama Kobbie Mainoo memang santer dikaitkan dengan pintu keluar Setan Merah sejak beberapa waktu terakhir. Itu terjadi setelah dia menolak tawaran kontrak baru yang sempat disodorkan MU awal tahun ini.
Kesepakatan Mainoo sekarang sebenarnya masih berlaku sampai 2027 mendatang. Akan tetapi, pemuda jebolan akademi klub juga mulai tersisih dalam dua pertandingan pertama Manchester United di Liga Inggris musim ini.
Pelatih Ruben Amorim lebih suka mengandalkan Casemiro, Bruno Fernandes, Mason Mount, dan Manuel Ugarte. Akibatnya, posisi Mainoo makin rentan digeret ke pintu keluar Old Trafford.
Berita video Profil Bintang kali ini mengulas tentang Kobbie Mainoo, wonderkid milik Manchester United yang mencuri perhatian pecinta sepak bola, dan juga aset berharga Timnas Inggris.
MU Rela Jual Mainoo, asal...
Menurut jurnalis transfer Ben Jacobs, dilansir dari Football Transfers, Manchester United pada dasarnya memang tidak keberatan ditinggal Kobbie Mainoo.
Cabutnya dia malah akan dipandang sebagai keuntungan murni oleh Setan Merah sebab pemuda berusia 20 tahun itu merupakan talenta asli klub. Klub juga bakal punya ruang lebih lebar untuk mendaratkan gelandang tengah baru jika Mainoo pergi.
Hanya saja agar hal ini terlaksana, sang pemain harus menyampaikan permintaan pergi ke klub sebelum akhir bulan. Dia juga perlu menemukan peminat yang bersedia membayar 40 juta euro lebih kepada Setan Merah.
Minta Dipinjamkan ke Klub Lain
Menurut Sky Sports, Kobbie Mainoo sendiri sebenarnya sudah minta agar dia dipinjamkan ke klub lain di bursa transfer musim panas 2025.
Pemain muda MU itu berharap bisa mendapat lebih banyak waktu bermain jika cabut sementara dari Old Trafford.
Namun, merujuk laporan yang sama, United tidak berniat meminjamkan dia. Kalau pun tak jadi dijual, Setan Merah nampaknya lebih mendukung dia bertahan dan memperjuangkan tempat di tim racikan Ruben Amorim.
Catatan Buruk Manchester United
Penjualan Kobbie Mainoo bisa mengakibatkan Manchester United mencatatkan sejarah buruk di klub. Mereka kehabisan lulusan akademi yang mapan di skuad utama, mengingat Alejandro Garnacho juga sedang menyelesaikan kepindahan menuju Chelsea.
Saat ini, cuma kiper cadangan Tom Heaton, pemain muda Harry Amass, dan Tyler Fredericson yang berstatus sebagai lulusan akademi dalam skuad racikan Amorim.
Situasi ini dipandang sebagai penurunan identitas Manchester United lantaran kehabisan representasi akademi. Padahal sejak 1937, Setan Merah selalu menunjuk pemain lokal dalam setiap skuad di pertandingan.