
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menggelar rapat kerja bersama Komisi I DPR dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Mereka membahas masalah geopolitik hingga keamanan negara.
Panglima TNI setelah rapat, ditanya mengenai kondisi geopolitik yang tidak menentu dan bagaimana menyikapi masalah ini.
Agus mengungkapkan, ada beberapa strategi yang dilakukan TNI dalam menghadapi ketegangan yang terjadi di dunia internasional. Salah satunya melakukan diplomasi militer.
”Dalam hal ini menghadapi politik-strategis yang sedang berkembang, TNI, high level official dalam hal ini, Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan tetap melaksanakan hubungan secara diplomatik militer dengan panglima tentara di beberapa negara,” ujar Agus kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/7).



Selain itu, Agus mengungkapkan dalam menjaga hubungan baik dengan militer negara lain, TNI aktif melakukan latihan bersama dengan melakukan pertukaran pelajar.
“Kita ada 26 negara, jadi kita mengirim sekolah dari level kapten sampai Lemhannas ke beberapa negara yang ada di Indonesia,” kata Agus.
“Dan saya demikian juga dari negara-negara ASEAN ataupun Asia Pasifik, itu mengirim ke Indonesia untuk mengikuti pendidikan yang sama,” ucap Agus.