MARKAS Besar Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) di Kwitang, Jakarta Pusat, menjadi sasaran massa aksi setelah kendaraan taktis mereka melindas pengemudi ojok onilne, Affan Kurniawan, hingga meninggal saat menghalau demonstran di kawasan Rumah Susun Bendungan Hilir II, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Apa Itu Brimob?
Korps Brigade Mobil Polri atau yang lebih dikenal dengan Korbrimob Polri merupakan unsur pelaksana tugas pokok Polri di bidang brigade mobil pada tingkat Mabes Polri. Satuan ini berada langsung di bawah Kapolri sesuai Peraturan Kapolri Nomor 21 Tahun 2010. Adapun pelaksanaan tugas sehari-hari Brimob berada di bawah kendali Wakapolri.
Kepemimpinan dalam Brimob dipegang oleh Kepala Korps Brimob (Kakorbrimob) Polri. Jabatan ini bertugas membina, mengawasi, dan mengendalikan organisasi Brimob. Dalam menjalankan fungsinya, Kakorbrimob dibantu oleh Wakil Kepala Korps Brimob (Wakakorbrimob) Polri.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dikutip dari Kabrimob.polri.go.id, Brimob adalah satuan tertua di tubuh Polri yang lahir pada 14 November 1946. Satuan ini dibentuk untuk menghadapi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat, antara lain gerakan radikal bersenjata, aksi terorisme, serta pengamanan unjuk rasa yang berpotensi anarkis.
Dalam menjalankan tugasnya, Brimob diperbolehkan menggunakan kekuatan kepolisian secara fisik, baik mematikan maupun tidak. Namun penggunaan kekuatan itu harus dilaksanakan secara proporsional sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2005.
Adapun tugas, fungsi, dan peranan Brimob diatur dalam Skep Kakorbrimob Polri No.Pol: Skep/115/XI/2006 tentang pedoman pelaksanaan operasional Brimob Polri.
Dilansir dari laman Lemdik.polri.go.id, berikut penjelasan mengenai tugas pokok, fungsi, dan peran Brimob:
Tugas Brimob
Brimob memiliki tugas utama membina dan mengarahkan kekuatan untuk menghadapi gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan intensitas tinggi. Selain itu, satuan ini juga menjalankan berbagai urusan yang berada dalam lingkup Polri demi menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.
Dalam menjalankan perannya, Brimob memikul tanggung jawab besar untuk menciptakan situasi keamanan nasional yang kondusif. Tugas ini sejalan dengan program Nawacita Presiden Republik Indonesia, yakni melindungi seluruh bangsa sekaligus memberikan rasa aman bagi setiap warga negara.
Fungsi Brimob
Sebagai bagian dari institusi Polri, Brimob berfungsi mengupayakan keamanan dalam negeri pada skala tinggi dan menyelamatkan masyarakat dari ancaman yang berpotensi mengganggu stabilitas. Fungsi ini didukung kemampuan khusus yang dimiliki setiap personel Brimob, yang diperoleh melalui latihan fisik intensif serta pembinaan jiwa kepemimpinan.
Peran Brimob
Dalam struktur kepolisian, Brimob berperan memberikan dukungan kemampuan taktis maupun teknis kepada satuan kepolisian kewilayahan. Selain itu, Brimob juga berperan melaksanakan, membantu, melengkapi, melindungi, serta memperkuat berbagai fungsi teknis kepolisian di Indonesia.
Rachel Farahdiba Regar dan Yolanda Agne berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Pilihan Editor: Kronologi Kericuhan di Otista hingga Polisi Disandera