Eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menunda kunjungan kenegaraan (Kunker) ke China.
Prabowo dijadwalkan akan menghadiri parade militer China pada 3 September mendatang.
“Mengingat situasi panas yg masih bergolak, hati rakyat yg sedang pedih & gelisah, saya anjurkan Presiden @prabowo BATALKAN kunjungan ke Tiongkok minggu depan,” begitu ungkap Dino dalam akun X-nya @dinopatidjalal, dikutip Sabtu (30/8).
Dino juga menyarankan agar kehadiran Indonesia pada ajang tersebut diwakilkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. Hal itu agar Prabowo bisa fokus menyelesaikan persoalan ricuh yang terjadi beberapa hari ini.
“Wakilkan saja ke @Menlu_RI Ini momen dimana Presiden perlu berada di tanah air ditengah rakyatnya yg sedang galau,” paparnya.
“Ke luar negeri sekarang ini tidak penting,” imbuhnya.
Sebelumnya, Dikutip dari Reuters, Kamis (28/8), China mengundang 26 kepala negara dan pemerintah negara asing untuk hadir di parade militer. Acara tersebut juga direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan juga Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un.
Sebanyak 26 negara yang diundang dalam acara parade militer tersebut.
Asisten Menlu China Hong Lei mengungkapkan selain Putin dan Kim, tamu negara lain yang dipastikan akan hadir di antara Presiden Prabowo Subianto, Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko, Presiden Iran Masoud Pezashkian, Presiden Serbia Aleksandar Vucic, dan Ketua Majelis Nasional Korsel, Woo Won-shik.