Djokovic Pernah Memohon tidak Didiskualifikasi di AS Terbuka

4 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Djokovic Pernah Memohon tidak Didiskualifikasi di AS Terbuka Novak Djokovic.(Youtube US Open)

NOVAK Djokovic dikenal sebagai salah satu petenis terbesar sepanjang masa dengan koleksi 24 gelar Grand Slam. Namun, di balik deretan prestasi gemilang, petenis Serbia itu juga menyimpan kisah kelam yang terjadi di Flushing Meadows lima tahun silam.

Pada AS Terbuka 2020, langkah Djokovic terhenti bukan karena kalah dari lawan, melainkan akibat diskualifikasi yang membuat dunia tenis terkejut. Boris Becker, legenda Jerman sekaligus mantan pelatihnya, bahkan menyebut peristiwa itu sebagai momen terburuk dalam karier Djokovic.

Kala itu, Djokovic tengah melakoni babak keempat menghadapi Pablo Carreno Busta. Situasi pertandingan berlangsung panas ketika ia kehilangan servis dan tertinggal 5-6 di set pertama. 

Dengan kesal, Djokovic memukul bola ke arah belakang lapangan. Tanpa diduga, bola tersebut justru mengenai hakim garis perempuan yang kemudian terjatuh kesakitan.

Djokovic langsung bergegas menghampiri, meminta maaf, dan menunjukkan kepeduliannya. Namun rasa penyesalan itu tak cukup untuk menyelamatkannya. Panitia turnamen, setelah melakukan diskusi panjang dengan wasit utama Soeren Friemel dan supervisor Andreas Egli, memutuskan untuk mendiskualifikasi sang juara bertahan.

Keputusan itu membuat Djokovic kehilangan seluruh poin peringkat dan hadiah uang yang sudah diraih hingga babak tersebut. Meski ia berusaha membela diri dan memohon agar tidak didepak, argumen Djokovic ditolak. Friemel kemudian menjelaskan alasan di balik keputusan tegas tersebut. 

"Poinnya adalah dia tidak memukul hakim garis dengan sengaja. Dia berkata, 'Ya, saya marah, saya memukul bola, bola itu mengenai hakim garis. Faktanya jelas, tetapi itu tidak saya maksudkan, jadi saya seharusnya tidak didiskualifikasi.' Kami semua sepakat bahwa itu tidak disengaja, tetapi faktanya tetap bahwa hakim garis terkena bola dan jelas terluka," ujar Friemel dikutip dari the Mirror US. 

Peristiwa itu meninggalkan luka mendalam bagi Djokovic. Sesaat setelah diskualifikasi, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui media sosial. 

"Situasi ini membuat saya benar-benar sedih dan kosong. Saya sudah memastikan kondisi hakim garis dan pihak turnamen mengatakan syukurlah dia baik-baik saja. Saya sangat menyesal telah membuatnya stres. Ini tidak disengaja, ini salah. Saya tidak akan menyebutkan namanya demi menjaga privasinya," tulisnya.

Djokovic menambahkan bahwa ia akan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan refleksi. "Terkait diskualifikasi, saya harus kembali merefleksikan diri, mengolah kekecewaan ini, dan menjadikannya pelajaran untuk pertumbuhan saya sebagai pemain dan manusia."

"Saya minta maaf kepada turnamen US Open dan semua pihak terkait. Saya sangat bersyukur kepada tim dan keluarga saya yang selalu mendukung, serta fans yang selalu ada untuk saya. Terima kasih dan maaf."

Becker, yang sempat melatih Djokovic selama tiga musim, mengaku ikut terpukul melihat muridnya harus keluar dari turnamen dengan cara yang tragis. "Saya sama terkejutnya dengan semua orang. Novak dan saya sudah sangat dekat, kami saling menganggap keluarga. Ini mungkin momen paling sulit dalam kehidupan profesionalnya. Dia memang melanggar aturan, jadi keputusan itu benar," ucap Becker.

AS Terburuk 2020 menjadi noda yang tak terlupakan dalam perjalanan Djokovic. Meski kemudian ia bangkit dan menambah koleksi gelar Grand Slam, hingga kini insiden tersebut masih dikenang sebagai salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah tenis modern. (I-2)

Read Entire Article