
Gubernur Riau Abdul Wahid bersama masyarakat melakukan salat ghaib dan doa bersama di Mesjid Raya Annur Pekanbaru untuk almarhum Affan Kurniawan seorang ojek online (ojol) yang meninggal dunia dilindas rantis Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8) malam lalu. Salat ghaib dipimpin oleh Imam Besar Masjid Raya Annur Amin Yono usai Salat Isya, Sabtu (30/8) malam.
Usai kegiatan, Gubernur Riau Abdul Wahid mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi. Kegiatan itu juga diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, Polda Riau, komunitas driver ojol se-Kota Pekanbaru, hingga masyarakat umum.
Gubernur Riau mengapresiasi semangat kebersamaan dan solidaritas para pengemudi ojol yang turut hadir mengenang rekan mereka.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan. Jangan ada pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk memperkeruh suasana,” ungkapnya.
Gubernur Riau Adbul Wahid juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas daerah. Kemudian ia menegaskan, Riau harus menjadi contoh daerah yang mampu mengelola perbedaan dengan damai.
“Kebersamaan seperti ini membuktikan bahwa Riau adalah rumah besar bagi semua warganya. Kita harus terus merawat rasa saling menghormati dan gotong royong,” ujarnya.
Setelah salat ghaib dan doa bersama, acara dilanjutkan dengan santap malam yang diikuti jajaran pemerintah, aparat kepolisian, dan komunitas ojol.
Sementara Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan doa terbaik bagi almarhum. “Semakin banyak doa yang kita panjatkan, semakin baik untuk beliau. Semoga Allah SWT menempatkan almarhum di tempat terbaik,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret untuk menjaga suasana kondusif di Riau. “Doa bersama ini juga mengajak semua pihak untuk tetap solid, saling menghormati, dan menjaga keamanan di wilayah kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, kegiatan serupa akan digelar di seluruh Polres jajaran Polda Riau sebagai wujud kepedulian dan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. “Momentum ini bukan hanya penghormatan terakhir untuk almarhum, tetapi juga ajakan untuk memperkuat rasa persatuan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.(H-1)