Sejumlah fasilitas lokasi jualan PKL Selter Manahan Solo yang berlokasi di samping Mako Brimob Solo rusak saat demo ricuh, Jumat (29/8). Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengatakan Pemkot Solo akan segera mendata fasilitas yang rusak untuk diperbaiki secara bertahap.
Respati juga mengatakan, pihaknya akan menjamin pedagang di Selter Manahan tetap bisa berjualan meski banyak fasilitas yang rusak.
“Kami akan berikan perhatian pada pedagang Selter Manahan yang terkena dampak dari unjuk rasa,” ujar Respati, Sabtu (30/8).
Ia mengatakan, kerusakan terjadi pada pagar pembatas, tempat memasak, dan wastafel. Kerusakan juga terjadi di sejumlah fasilitas umum seperti halte bus, rambu lalu lintas, taman kota dan lainnya.
“Saya mohon sebesar-besarnya segera kita ganti. Saya juga minta maaf kepada warga Solo lalu lintas jadi terhambat,” kata dia.
Dia juga akan memberikan insentif pada pengemudi ojek online (ojol) yang terhambat atau tidak bisa bekerja karena situasi jalan tidak memungkinkan antar pesanan.
“Pembeli Selter Manahan juga banyak yang tidak membayar karena panik lari massa masuk ke selter, kita akan ganti rugi semua,” katanya.
Dia berpesan kepada aparat hingga seluruh elemen yang terlibat yang bertugas mohon bisa lebih baik lebih dan harmonis. Ia memastikan situasi Solo kondusif dan sudah aman.
“Semoga tidak terjadi lagi. Warga Solo bisa tetap beraktivitas seperti biasa. Dan Solo aman kondusif,” pungkasnya.
Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.