PBNU: Kembalikan Polri ke Tugas Pokoknya

6 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian RI (Polri) semestinya berfokus pada seluruh tugas pokok dan fungsi (tupoksi) lembaga itu. Namun, institusi penegak hukum ini justru sering kali dibebani tugas-tugas yang tidak terkait langsung dengan tupoksinya.

Hal itu disampaikan Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ikhsan Abdullah. Menurut praktisi hukum itu, kondisi demikian dikhawatirkan mengurangi kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat.

Kiai Ikhsan menjelaskan, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 telah mengatur, tugas utama Polri adalah menjaga keamanan dan ketertiban, menegakkan hukum, serta melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat.

"Pembebanan tugas di luar tugas pokok Polri dapat berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Kiai Ikhsan kepada Republika, Sabtu (30/8/2025).

Saat ini, sambung dia, Polri kerap diminta mengurusi hal-hal yang bukan bagian dari tupoksinya. Misalnya, menangani ketahanan pangan, sebaran penyakit kuku dan mulut (PMK), distribusi bawang putih, garam, program makan bergizi gratis (MBG), atau bahkan urusan sepak bola.

Pemerintah dinilai perlu menata kembali peran Polri agar sesuai dengan amanat undang-undang. Dengan demikian, institusi ini dapat berfokus pada tupoksinya dengan sebaik-baiknya.

Akibat kurang fokus, lanjut Kiai Ikhsan, dampaknya tampak dalam penanganan atas aksi unjuk rasa yang marak terjadi di sejumlah kota dan daerah kini. Polisi jarang diberikan pelatihan untuk menangani unjuk rasa sehingga masyarakat secara tepat dan proporsional.

"Sehingga setiap kali ada demo besar, polisi terlihat gagap dan panik. Akhirnya yang digunakan pendekatan represif," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia ini.

"Polri tidak boleh menjadi korban kebijakan politik pemerintah. Pemerintah harus memastikan bahwa Polri dapat bekerja secara profesional dan independen, tanpa campur tangan politik," tukas dia.

Sebelumnya, PBNU menyampaikan duka cita atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang warga Jakarta yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek daring (ojol). Pria 21 tahun itu sedang mengantarkan paket ketika ia dilindas kendaraan taktis milik Brimob Polda Metro Jaya dalam aksi unjuk rasa di Jakarta, pada Kamis (28/8/2025).

Read Entire Article