Rapper Indonesia, Rich Brian, resmi menunda penjualan tiket konser tur album terbarunya, Where Is My Head?. Tiket General Sale konser itu seharusnya dijual pada Jumat (29/8) mulai pukul 10.00 WIB.
Lewat Insta Story, rapper dari 88rising itu berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut ke depannya, mengenai penjualan tiket.
"Jakarta, dengan semua yang terjadi saat ini, kami menunda penjualan tiket hari ini hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis Brian lewat Insta Story.
"Kami akan terus memberikan informasi terbaru sesegera mungkin, tetap aman semuanya," lanjutnya.
Pelantun History itu mengaku prihatin atas situasi yang sedang terjadi di Indonesia, khususnya di Jakarta. Ia menyoroti beberapa insiden serius, termasuk soal Affan Kurniawan.
Affan menjadi korban tewas akibat dilindas oleh kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melaju cepat di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Brian juga prihatin dengan penembakan gas air mata oleh polisi ke pos medis, dan penonaktifan pompa air yang disengaja untuk menyebabkan banjir.
"Banyak hal buruk terjadi di negara saya saat ini: truk polisi lapis baja menabrak seorang anak berusia 21 tahun hingga tewas di tengah aksi demo," tulis Brian.
"CCTV di area aksi demo dimatikan, polisi menembak gas air mata ke pos medis, pompa air sengaja dimatikan untuk menyebabkan banjir, daftarnya masih panjang," tulis Brian.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jadwal baru penjualan tiket konser tur Where Is My Head? di Jakarta.
Konser ini sebenarnya jadi bagian dari tur Asia Rich Brian. Jakarta jadi kota pertama dalam rangkaian tur tersebut.
Setelah konser di kampung halaman, rapper bernama asli Brian Immanuel itu siap konser di Taipei pada 1 Desember, Singapura pada 3 Desember, dan Hong Kong pada 6 Desember. Brian lalu akan manggung di Manila pada 8 Desember, dan di Honolulu, Hawaii pada 11 Desember.