NASDEM Tower di Jakarta mendapat pengamanan dari personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025. Berdasarkan pantauan Tempo pukul 21.00, sejumlah prajurit TNI terlihat berjaga di sekitar pintu masuk gedung pusat partai itu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Pengamanan dilakukan setelah kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem di Gondangdia, Jakarta Pusat, didatangi massa.
Seorang saksi mata mengatakan, ada rombongan massa menyalakan api di depan gedung tadi sore. “Iya tadi ada yang bakar ban depan gedung itu,” kata pria paruh baya yang enggan disebutkan namanya ditemui di lokasi, Sabtu malam.
Hingga pukul 21.30 belum ada pergerakan massa aksi di sekitar kawasan tersebut. Adapun truk TNI yang berada di sebelah kiri Nasdem Tower masih berada di lokasi.
Tak hanya kantor partai, rumah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Nasdem, Ahmad Sahroni, ikut menjadi sasaran. Kediamannya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, digeruduk massa pada Sabtu sore. Bagian depan rumah tampak rusak akibat dilempari benda berat oleh massa. Massa juga menjarah barang-barang di rumah Sahroni.
Ahmad Sahroni beberapa waktu terakhir menjadi sorotan publik setelah menanggapi wacana pembubaran lembaga legislatif. Legislator NasDem itu menyebut kritik yang meminta pembubaran DPR sebagai sesuatu yang berlebihan. Dia bahkan melabeli pihak yang menggaungkan wacana tersebut sebagai “orang tolol”.
“Apakah dengan membubarkan DPR emang meyakinkan masyarakat bisa menjalani proses pemerintahan sekarang ini, belum tentu,” ujar Sahroni usai kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat, 22 Agustus 2025.
Ia menambahkan kritik sah-sah saja, namun meminta agar tidak sampai mencaci maki. Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial X dan menjadikan nama Ahmad Sahroni trending.
Sahroni kemudian mengunggah satu foto di akun Instagram pribadinya @ahmadsahroni88. Foto yang diunggah menampilkan gambar sosok pria mengenakan topeng anonim dengan teks narasi "Makin banyak orang tolol yang bangga akan ketololannya.”