Warga masyarakat menjarah barang-barang yang ada di dalam rumah anggota DPR, Ahmad Sahroni di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (30/8).
Pantauan kumparan di lokasi, warga menyebut penjarahan sudah dimulai sejak pukul 13.00 WIB.
"Penjarahan, di rumah Sahroni, dari siang ini," ujar seorang warga.
Hingga sore ini pukul 17.50 WIB, tampak sejumlah warga masih membawa barang-barang dari dalam. Setelah menjarah barang-barang yang besar seperti kulkas dan treadmill, kini warga membawa sejumlah barang kecil seperti pakaian, sepatu, hingga perabotan.
Sebuah mobil yang ada di garasi terlihat dirusak oleh warga. Hanya ada satu orang anggota Babinsa yang berusaha menenangkan massa yang mengamuk.
"Tolong tenang, tenang," teriak petugas. Namun diindahkan warga.
Saat penjarahan terjadi, rumah Sahroni benar-benar kosong. Ia dan anggota keluarganya sudah tak berada di dalam rumah. Tak diketahui keberadaannya hingga saat ini.
Massa yang masih bertahan di lokasi mulai memprovokasi untuk membakar rumah tersebut.
"Bakar aja, bakar!" teriak massa.
kumparan sudah berusaha untuk menghubungi Sahroni. Namun tak dapat dihubungi.
Pesan redaksi: Demonstrasi merupakan hak warga negara dalam berdemokrasi. Untuk kepentingan bersama, sebaiknya demonstrasi dilakukan secara damai tanpa aksi penjarahan dan perusakan fasilitas publik.