Rumah warga di RT 13, RW 3, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, terdampak longsor pada Rabu (2/7). Peristiwa ini terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Aep (48 tahun), salah satu korban yang rumahnya terdampak longsor, mengatakan ada tiga rumah yang mengalami kerusakan. Kondisi belakang rumah tersebut seperti tebing, tidak ada kali di sana.
“Ada tiga, emang, rumah saya yang paling parah. Dua itu kena teras belakangnya dan posisinya dua rumah itu juga lagi kosong,” ujar Aep saat diwawancara di lokasi kejadian.
Salah satu tetangga korban, Suryani, menuturkan bahwa dirinya sempat mendengar suara keras sebelum mengetahui adanya longsor yang menggerus bagian rumah tetangganya itu.
“Iya tau, saya dengar suara bruk!, tapi saya dengernya itu malah sebelah kanan. Kirain pohon atau apa gitu, enggak langsung lihat. Terus ada tetangga datang tanya, ‘Mbak Ani rumahnya longsor enggak?” kata Suryani.
Awalnya Suryani mengira suara tersebut berasal dari pohon yang roboh, namun kemudian melihat dapur rumah tetangganya sudah hancur.
“’Enggak, dapur masih utuh,’ kata saya gitu. Dia ngelongok lagi itu rumah sebelah kanan katanya itu dapurnya habis. Akhirnya saya ngelongok ke belakang kan, oh iya rumah sebelah kanan dapurnya habis itu. Oh iya dapurnya enggak ada,” ujarnya.
Suryani menjelaskan, longsor terjadi saat hujan deras. Ia memeriksa kondisi rumah saat hujan mulai reda.
“Iya pas lagi deres-deresnya tapi udah mau reda baru ngelongok, saya pas lagi nyapu itu, nyapu ngepel,” tuturnya.
Suryani menyebut peristiwa longsor ini baru pertama kali terjadi di lingkungan tempat tinggalnya. “Sebelum-sebelumnya enggak pernah ada kayak gini,” ungkapnya.
Listrik di lokasi kejadian sempat dimatikan. Namun, kini sudah menyala kembali.