
GEDUNG DPRD Kota Makassar dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dibakar dalam unjuk rasa yang berujung ricuh di Makassar. Puluhan kendaraan ikut terbakar. Tiga orang tewas dalam peristiwa ini. Penjarahan juga terjadi dalam peristiwa ini.
Seiring situasi yang memanas, Dewan Pimpinan Provinsi Perhimpunan Pemuda Hindu (DPP Peradah) Sulawesi Selatan menyatakan keprihatinan mendalam dan meminta kepolisian mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan penjarahan dan perusakan.
Ketua DPP Peradah Sulsel, Candra Guna Laksana, menyampaikan duka kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan dalam insiden tersebut.
“Kami turut berduka yang mendalam terhadap korban dalam aksi yang terjadi. Kami sangat menyesalkan insiden ini sampai terjadi,” kata Candra dalam keterangannya yang diterima, Minggu (31/8).
Dia menekankan pentingnya menjaga nilai dan esensi dari aksi unjuk rasa. Ia meminta polri mengambil tindakan kepada oknum-oknum yang merusak esensi perjuangan
“Peradah Sulsel mendukung Polri menindak perusuh dan penjarah dalam aksi demi kondusivitas,” ujarnya.
Candra juga mengajak semua pihak agar demonstran tetap konsisten pada nilai perjuangan demokratis dan aspirasi rakyat.
“Kami juga mengajak peserta unjuk rasa untuk tetap berpegang pada esensi yang diperjuangkan dalam aksi, yaitu memperjuangkan hak-hak dan kepentingan rakyat,” terangnya.
Lebih lanjut, Candra menyerukan agar semua pihak mengambil peran dalam menjaga situasi tetap kondusif dalam menyampaikan pendapat. "Jangan biarkan tindakan destruktif menutupi pesan yang seharusnya sampai ke publik,” pungkasnya. (I-1)