MUI: Beban Rakyat Makin Berat, Aparat-Elite Politik Harus Peka

6 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya seorang pengemudi ojek daring, Affan Kurniawan (21 tahun). Warga Jakarta itu meninggal dunia usai dilindas secara keji oleh aparat dengan kendaraan taktis milik Brimob Polda Metro Jaya, dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) lalu.

Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI Prof Deding Ishak menyayangkan timbulnya korban jiwa dalam demonstrasi yang digelar di depan kompleks Parlemen RI itu. Pihaknya berharap, kasus ini diusut secara tuntas dan pelaku dari kalangan kepolisian itu dihukum seberat-beratnya.

Prof Deding mengapresiasi pimpinan kepolisian yang sudah melayat ke rumah duka. Namun, lanjut dia, peristiwa nahas ini hendaknya menjadi pelajaran bagi institusi tersebut.

"Ini harus menjadi pelajaran bagi Kapolri dan seluruh jajarannya yang mengemban amanah konstitusi dan undang-undang sebagai penanggung jawab keamanan, kerap terjadi bentrokan fisik antara aparat polisi dengan pengunjuk rasa," ucap Prof Deding, Sabtu (30/8/2025).

Menurut penuturan keluarga korban, Affan berada di lokasi kejadian bukan sebagai pengunjuk rasa, melainkan pengemudi ojek daring (ojol) yang kebetulan lewat. Prof Deding pun menyayangkan tindakan polisi yang cenderung berlebihan.

"Tentu tragedi kemanusiaan ini harus menjadi atensi khusus dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo," katanya.

Ia menegaskan, wafatnya Affan berpotensi memicu kemarahan masyarakat. Sebab, mayoritas mereka selama ini sudah lelah dengan beban hidup yang semakin berat. Kesukaran itu meliputi kesulitan mencari pekerjaan, beban pajak yang semakin membebani, hingga tingkah laku para pejabat yang mudah menyulut emosi rakyat.

"Suasana kehidupan rakyat yang makin berat ini, diperlukan kepekaan sosial yang tinggi dari para elite politik aparat pemerintahan, aparat hukum dan keamanan agar masyarakat merasakan kehadiran negara," ujarnya.

Prof Deding mengatakan, aparat kepolisian maupun TNI di lapangan hendaknya tetap mempunyai rasa empati terhadap rakyat. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan adanya pengayoman, bukan ancaman, lantaran kehadiran mereka.

"Mereka oknum aparat mestinya sadar bahwa gaji dan pendapatan mereka berasal dari pajak rakyat," katanya.

Ia pun meminta elite politik agar berani introspeksi diri. Mereka yang berada di pemerintahan maupun parlemen semestinya menjadi pelayan, pengayom, dan pelindung masyarakat. Karena itu, dengarkanlah aspirasi rakyat, terutama untuk pengambilan kebijakan.

"Dengan demikian, tercipta harmoni yang baik antara pemerintah dan rakyat," ujar Ketua Bidang Hukum dan HAM Pengurus Besar al-Washliyah ini.

Read Entire Article