SEJUMLAH sekolah hingga perguruan tinggi di Yogyakarta menerapkan pembelajaran daring selama beberapa hari ke depan. Hal ini mengantisipasi rencana demonstrasi yang akan digelar pekan pertama September 2025.
Demonstrasi selama tiga hari terakhir, sejak Jumat 29 Agustus hingga Ahad 31 Agustus digelar berbagai kelompok di Yogyakarta dengan sasaran Markas Polda DIY. Aksi lanjutan akan dilakukan pada 1-5 September 2025
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Anak saya tiba-tiba diliburkan sekolahnya dan pembelajaran secara daring mulai 1-4 September. Infonya untuk keamanan karena akan ada aksi demonstrasi besar minggu depan," kata Ria, orang tua dari siswa SMP swasta di Kota Yogyakarta, Ahad 31 Agustus 2025.
Adapun Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga mengeluarkan edaran ihwal rencana aksi demonstrasi pekan depan.
Ketua PWM DIY Ahmad Muhammad mengimbau sekolah/madrasah yang berada di lingkungan dengan tingkat kerawanan tinggi menerapkan pembelajaran daring terbimbing.
"Dalam hal ini murid belajar dari rumah dengan bimbingan dan pengawasan orang tua. Sementara guru dan tendik melaksanakan tugas secara WFH (work from home) dan senantiasa memantau keberlangsungan pembelajaran daring," kata dia.
Ia meminta kepala sekolah/madrasah juga mengatur piket pegawai/keamanan sekolah/madrasah dalam menjaga aset-aset.
"Secara umum pembelajaran tetap berjalan sebagaimana biasa dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan eskalasi kerawanan dampak situasi politik akhir-akhir ini," kata dia.
Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) juga melakukan hal serupa. Juru Bicara UGM I Made Andi Arsana mengatakan proses perkuliahan dilakukan secara daring mulai 1 sampai 4 September.
"Mahasiswa diharapkan untuk senantiasa menjaga diri, kesehatan, dan keselamatan, serta memperhatikan perkembangan situasi di lingkungan masing-masing," kata Made.
Namun kampus lain seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Aisyiah (Unisa) maupun Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) belum mengumumkan soal rencana perkuliahan daring.
"Untuk Unisa saat ini dan pekan depan, mahasiswa masih libur akhir semester," kata Shinta Maharani, Humas Unisa.
Sedangkan dari UMY menyatakan serupa. "UMY semester awalnya masih bulan depan, untuk pengenalan lingkungan kampus masih tanggal 22 September," kata Frizki Nurnisya, humas UMY.
Sementara itu, warga menyerukan untuk mengantisipasi menjaga kampung masing-masing. Hal ini mengantisipasi potensi ricuh akibat demonstrasi meluas.
"Kami imbau warga meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap lingkungan sekitar masing-masing," kata Ketua RT di Kampung Wirobajan Yogyakarta, Tri.