
SALAH seorang warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban saat kerusuhan unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8) malam. Saat ini, warga bernama Umar Amarudin itu tengah mendapat perawatan intensif di RS Pelni, Jakarta Barat.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak memastikan kondisi M Umar yang merupakan pengendara ojek online. Bupati Sukabumi Asep Japar, menjenguk langsung warganya itu.
"Ada warga kami yang menjadi korban saat terjadi aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8). Alhamdulillah, saya bisa menjenguk langsung ke RS Pelni, Jakarta," kata Asjap, sapaan akrab Asep Japar, Minggu (31/8).
Dia prihatin atas terjadinya peristiwa tersebut. Sebagai kepala daerah, dirinya harus memastikan kondisi warganya.
"Kondisi warga kami sudah mulai membaik," ucapnya.
Pemkab Sukabumi menyerahkan bantuan kepada korban dan keluarganya. Asep pun memastikan pembiayaan selama perawatan dan pengobatan korban selama berada di RS Pelni.
Umar Amiarudin tercatat sebagai warga Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Pihak keluarga memastikan Umar bukan peserta aksi, tapi saat kejadian sedang bekerja sebagai pengendara ojek online.
Asjap mengaku akan membantu biaya kepulangan korban ke rumahnya di Kabupaten Sukabumi.
"Insya Allah, nanti jika sudah diizinkan pihak rumah sakit untuk pulang, maka saya bantu biaya kepulangannya," pungkas Asjap.